![]() |
| Foto: Jalan Gang RT 010/002 yang rusak |
Serang, Kilas24news.com ||Sebuah Desa di Kampung Wawuluh RT 010/002 Kecamatan Binunag yang terletak di Kabupaten Serang-Banten, Indonesia, menawarkan potret kehidupan yang autentik dan penuh warna, di mana dinamika sosial serta interaksi antarwarganya menjadi pemandangan sehari-hari dalam lingkungan yang akrab dan erat bertetangga.
Kehidupan di Serang tidak lepas dari tantangan, terutama terlihat dari kondisi jalan-jalan gang di daerah ini yang seringkali mengalami kerusakan. Berbagai faktor turut andil dalam kerusakan tersebut, yang paling dominan adalah curah hujan tinggi.
Ketika hujan deras mengguyur, air melimpah hingga meninggalkan genangan besar yang membuat jalanan menjadi becek dan sulit dilalui oleh kendaraan maupun pejalan kaki.
Kondisi yang memprihatinkan ini tidak hanya sekadar representasi nyata dari masalah infrastruktur yang belum terselesaikan, tetapi juga menjadi cerminan nyata dari ketahanan warga setempat. Di tengah segala kekurangan, masyarakat di Serang menunjukkan semangat gotong royong yang luar biasa dalam upaya mereka menangani masalah sehari-hari yang sering muncul akibat lingkungan yang kurang mendukung.
Mereka bersama-sama mencari solusi, bahu-membahu untuk memperbaiki kondisi sekitar mereka demi menciptakan kenyamanan dan keamanan bersama.
Namun, pertanyaan pun timbul di benak banyak orang, yakni tentang siapa yang harus disalahkan atas masalah ini. Pada akhirnya, persoalan tersebut menjadi diskusi yang kerap terjadi di tengah masyarakat, mencakup perdebatan seputar tanggung jawab dan tindakan yang seharusnya dilakukan untuk mengatasi serta memitigasi dampak dari kondisi infrastruktur yang kurang mendukung.
Di mana kantor pemerintah Desa berada, sudah beberapa tahun ini terjadi pergantian pemerintahan dengan dilantiknya pejabat baru untuk memimpin dan mengelola urusan desa.
Namun, kondisi lingkungan kami seolah diabaikan atau diperlakukan seperti anak tiri. Hal ini terlihat dari keadaan gang jalan yang rusak parah, penuh dengan lubang di sana-sini, yang semakin hari semakin menyulitkan para warga untuk beraktivitas dengan nyaman dan aman.
Walaupun sudah berganti kepemimpinan, sampai saat ini belum ada tanda-tanda perbaikan atau renovasi yang dilakukan terhadap jalan kecil di samping rumah kami yang kondisinya semakin memburuk dan tidak bisa dilewati dengan mudah.
Keadaan ini tentu menimbulkan rasa kecewa dan frustrasi di antara kami, warga setempat, yang selalu berharap adanya perhatian dan tindakan nyata dari pihak pemerintah lokal dalam menangani permasalahan infrastruktur yang kami hadapi. Sabtu, (17/01/26)
#Keluhan_Masyarat_Setempat
#Harapan_Rakyat_Kecil_Kepada_Pemimpinya
